Jumat, 11 November 2016

Kereta kencana

Aku..
Dengan sejengkal tanah aku berdiri
Dengan semilir angin aku bernafas
Aku..
Bunyi kaki kuda menggema di telingaku
Sayup-sayup namun semakin terdengar jelas
Keretaku datang
Aku..
Keretaku mengantarkanku dari tanah padi ke tanah gersang
Keretaku melaju kencang tanpa terasa
Keretaku, aku...
Aku..
Ketika tak lagi roda bergulir
Ketika itu juga waktu tak lagi berdetik
Aku sudah sampai di tujuan
Dengan keretaku..
Aku..
Si empu rumah mempersilahkan
Kaki berayun ringan tanpa beban
Mata melirik bebas ke segala penjuru
Keretaku hilang..
Keretaku, aku..

2 komentar: